Kamis, 15 Agustus 2019

Memasang Sarana Ventilasi





BUKU INFORMASI
MENYIAPKAN PEMASANGAN SARANA VENTILASI



          PT ANEKA TAMBANG TBK
Unit Pertambangan Emas Pongkor
Po Box 1 Pos Nanggung Bogor Jawa Barat
TAHUN 2019




KATA PENGANTAR



Dalam rangka mewujudkan pelatihan kerja yang efektif dan efesien dalam rangka meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja diperlukan suatu sistem pelatihan yang sama. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional yang mengamanatkan bahwa pelatihan kerja berbasis kompetensi.
Dalam rangka menerapkan pelatihan berbasis kompetensi tersebut diperlukan adanya standar kompetensi kerja sebagai acuan yang diuraikan lebih rinci ke dalam program, kurikulum dan silabus serta modul pelatihan.
Untuk memenuhi salah satu komponen dalam proses pelatihan tersebut maka disusunlah modul pelatihan berbasis kompetensi. Modul pelatihan berbasis kompetensi terdiri dari 3 buku yaitu buku informasi, buku kerja dan buku penilaian. Ketiga buku tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh, dimana buku yang satu dengan yang lainnya saling mengisi dan melengkapi, sehingga dapat digunakan untuk membantu pelatih dan peserta pelatihan untuk saling berinteraksi.
Demikian buku informasi ini kami susun, semoga bermanfaat untuk menunjang proses pelaksanaan asesmen di PT Aneka Tambang Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor.


Jakarta, 16 Agustus 2019

PENULIS




Isdarmawan








DAFTAR ISI


DAFTAR ISI------------------------------------------------------------------------------------  3
BAB I    PENDAHULUAN --------------------------------------------------------------------   5
A.   Tujuan Umum-------------------------------------------------------------------  5
B.    Tujuan Khusus ------------------------------------------------------------------   5
BAB II   MENJELASKAN PETA SITUASI TAMBANG BAWAH TANAH --------------------   6
A.     Pengetahuan Tentang Peta Situasi Tambang Bawah Tanah --------------   6
1.      Jenis Tambang (Batubara Atau Bijih), Metode Penambangan Bawah Tanah         6
2.      Peta Rencana Tambang Bawah Tanah ----------------------------------   6
3.      Peta Ventilasi Tambang Bawah Tanah ---------------------------------   6
B.     Keterampilan yang Diperlukan dalam Memahami Peta Situasi Tambang Bawah Tanah -----------------------------------------------------------------------------------   7
C.     Sikap Kerja dalam menjelaskan Peta Situasi Tambang Bawah Tanah ---   7
BAB III  MenJELASKAN PERALATAN DAN SARANA VENTILASI -----------------------   8
A.    Pengetahuan Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi   8
1.      Jenis dan fungsi sarana ventilasi ----------------------------------------   8
2.      Jenis dan fungsi peralatan untuk pemasangan sarana ventilasi------  9
3.      Jenis sarana ventilasi dan bahannya -----------------------------------  10
B.     Keterampilan Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi  11
C.    Sikap Kerja Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi      11
BAB IV Menyiapkan peralatan dan sarana ventilasi -------------------------- 12
A.    Pengetahuan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan Dan Sarana Ventilasi     12
1.      Menentukan dan Inventarisasi peralatan dan sarana ventilasi------- 12
2.      Menentukan Alat Angkut -------------------------------------------------  12
3.      Menentukan Cara Pengangkutan Peralatan Dan Sarana Ventilasi ---  12
4.      Menentukan Waktu Pengangkutan Peralatan dan Sarana Ventilasi-- 12
5.      Menyiapkan Alat angkut -------------------------------------------------  13
B.     Keterampilan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan Dan Sarana Ventilasi    13
C.    Sikap Kerja yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan Dan Sarana Ventilasi       13
DAFTAR PUSTAKA ---------------------------------------------------------------------------  14
A.    Dasar Perundang-undangan --------------------------------------------------  14
B.     Buku Referensi -----------------------------------------------------------------  14
C.    Majalah atau Buletin------------------------------------------------------------ 14
D.    Referensi Lainnya--------------------------------------------------------------- 14
DAFTAR PERALATAN/MESIN DAN BAHAN------------------------------------------------- 15
A.    Daftar Peralatan/Mesin--------------------------------------------------------- 15
B.     Daftar Bahan-------------------------------------------------------------------- 15
LAMPIRAN------------------------------------------------------------------------------------- 16
Lampiran 1 Contoh Monitoring Ventilasi ----------------------------------------  16
Lampiran 2 Contoh Alur Ventilasi Tambang Bawah Tanah -------------------17
Lampiran 3 Contoh Monitoring Kritikal Ventilasi-------------------------------- 17
Lampiran 4 Contoh Pemasangan Jaringan Ventilasi---------------------------- 18
DAFTAR PENYUSUN -------------------------------------------------------------------------  18





BAB I
PENDAHULUAN


A.      Tujuan Umum
Setelah mempelakjari modul ini peserta latih diharapkan mampu menyiapkan pemasangan sarana ventilasi.
B.      Tujuan Khusus
Adapun tujuan mempelajari unit kompetensi menyiapkan pemasangan sarana ventilasi melalui buku ini adalah guna memfasilitasi peserta latih sehingga pada akhir pelatihan diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:
1.    Menjelaskan peta situasi tambang bawah tanah yang meliputi jenis tambang (batubara atau bijih), metode penambangan bawah tanah, peta rencana tambang bawah tanah dan peta ventilasi tambang bawah tanah;
2.    Menjelaskan peralatan dan sarana ventilasi jenis dan fungsi sarana ventilasi  dijelaskan, jenis dan fungsi peralatan untuk pemasangan sarana ventilasi, jenis sarana ventilasi dan bahannya;
3.    Menyiapkan peralatan dan sarana ventilasi yang meliputi inventarisasi dan menentukan peralatan dan sarana ventilasi, menentukan alat angkut, menjelaskan cara pengangkutan peralatan dan saran ventilasi dan menyiapkan alat angkut.



BAB II
MENJELASKAN PETA SITUASI TAMBANG BAWAH TANAH

A.    Pengetahuan Tentang Peta Situasi Tambang Bawah Tanah
1. Jenis Tambang (Batubara Atau Bijih), Metode Penambangan Bawah Tanah
Jenis tambang yang ada di indonesia terbagi menjadi dua yaitu tambang biji / mineral seperti emas, perak, tembaga; satu lagi adalah tambang batubara.
Adapun metode penambangan ditinjau dari cara penambang juga terbagi menjadi dua yaitu tambang permukaan (open pit) dan tambang bawah tanah (underground mining). Tambang bawah sendiri ditinjau dari metode penambangan terbagi menjadi beberapa metode antara lain : upperhand cut & fill, underhand cut & fill, room & pillar, shrinkage, dan lain-lain.

1.  Peta Rencana Tambang Bawah Tanah
     Adapun yang dimaksud peta rencana tambang bawah tanah adalah peta rencana penambang yang berisi rencana produksi atau kemajuan tambang, dimensi bukaan terowongan, situasi terowongan, elevasi terowongan dan info lainnya.

2.  Peta Ventilasi Tambang Bawah Tanah
Sedangkan peta ventilasi tambang bawah tanah adalah peta yang berisi informasi tentang ventilasi tambang bawah tanah antara lain : jalur ventilasi, sumber utama suplay udara bersih (main intake), titik utama pembuangan utama udara kotor (main exhaust), titik-titik pemasangan fan/blow, flow/jaringan ventilasi front kerja, dsb.

Gambar. Peta ventilasi tambang
 
B.    Keterampilan yang Diperlukan dalam Memahami Peta Situasi Tambang Bawah Tanah
Ada beberapa keterampilan untuk memahami peta situasi tambang bawah tanah :
·         Mengetahui simbul-simbul yang terdapat dalam peta, simbul ini biasanya sudah terdapat dalam legenda peta.
·         Mengetahui cara baca peta baik itu situasi atau penampang peta.
·         Croscek ke lapangan untuk mencocokkan kondisi riil di lapangan, koreksi (jika ada) dan merasakan langsung kondisi di lapangan.
A.   Sikap Kerja dalam Menjelaskan Peta Situasi Tambang Bawah Tanah
Sikap kerja yang dibutuhkan dalam memahami peta situasi tambang bawah tanah antara lain serius, tegas dan jelas dalam menjelaskan, memahami dan mengaplikasikannya di lapangan.


BAB III
MenJELASKAN PERALATAN DAN SARANA VENTILASI

A.    Pengetahuan Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi
1.                                      Jenis dan fungsi sarana ventilasi
    Ada beberapa jenis dan fungsi sarana ventilasi yang biasa dipakai dalam tambang bawah tanah yaitu ;
·         Fan/blower adalah sumber ventilasi utama yang berfungsi merubah aliran udara, meningkatkan tekanan aliran dan menambah kualitas dan kuantitas udara.

Gambar. Fan / blower
 

·        

Gambar. Duct Elbow
 
Reducer duct adalah jenis sarana atau peralatan yang berfungsi menghubungkan antara fan/blower dengan ducting atau saluran/penghantar udara.
·         Duct adalah cerobong udara yang berfungsi menyalurkan udara dari fan ke front kerja. Duct, dari jenisnya terbagi menjadi dua yaitu, rigid duct (cerobong kaku) dan flexible duct (cerobong elastis).

Gambar. Flexible duct
 

Dalam aplikasinya dilapangan flexible duct paling banyak dipakai dalam dunia pertambangan karena ke-elastisannya sehingga bia lebih mudah dalam pemasangan dan perawatannya.

2.                                      Jenis dan fungsi peralatan untuk pemasangan sarana ventilasi
    Jenis dan fungsi peralatan untuk pemasangan sarana ventilasi antara lain :
·         Takel adalah alat untuk mengangkat fan agar dapat mencapai titik ikatan fan.

Gambar. Takel/chain block
 
 


·         Tangga adalah sarana pekerja untuk mencapai fan dan mengikat fan. Alat ini digunakan jika alat angkat mekanis tidak tersedia.


Gambar. Tangga
 

·         Wheel loader adalah alat angkat mekanis yang digunakan untuk mengangkat sarana ventilasi (fan) atau pekerja dalam pemasangan fan.

Gambar. Wheel Loader
 

3.                                      Jenis sarana ventilasi dan bahannya
    Adapun bahan sarana ventilasi seperti tersebut diatas adalah :
·         Fan/blower adalah sebuah kipas besar yang dijalankan oleh motor listrik dengan daya tertentu, dimana body fan terbuat dari plat besi berbentuk seperti drum dan kipasnya terbuat dari besi hancuran (alloy).
·         Reducer duct adalah sebuah lingkaran berbentuk seperti drum yang terbuat dari plat besi dengan kedua ujungnya berbeda diameternya yang berfungsi untuk menghubungkan antara fan dan flexible duct dengan diameter lingkaran yang berbeda.
·         Flexible duct adalah cerobong penyalusr udara yang terbuat dari plastik polyester yang tebal sehingga mampu menahan tekanan udara yang kuat dari fan/blower.

B.    Keterampilan Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi
Keterampilan yang diperlukan :
·         Memahami secara detail peralatan dan sarana ventilasi yang digunakan.
·         Berbicara berdasarkan data dan fakta

C.    Sikap Kerja Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi
Sikap kerja yang diperlukan :
·         Tegas dan akuntabel dalam menjelaskan peralatan dan sarana ventilasi.
·         Jelas, cermat dan mudah dimengerti dalam menjelaskan materi.


BAB IV
Menyiapkan peralatan dan sarana ventilasi

A.     Pengetahuan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan Dan Sarana Ventilasi
1.                               Menentukan dan Inventarisasi peralatan dan sarana ventilasi
Sebelum pelaksanaan pemasangan sarana ventilasi dianjurkan untuk menginventarisasi terlebih dahulu peralatan dan sarana ventilasi yang diperlukan sehingga hasil pekerjaan akan terarah dan teratur. Inventarisasi bisa berujud membuat list peralatan dan sarana yang diperlukan.
Contoh list peralatan dan sarana ventilasi :
No
Nama
Satuan
Jml
Keterangan
1
Fan/blower 37 Kw
Buah/pc
2
Dipasang di lokasi ....sebagai exhaust
2
Fan/blower 75 Kw
Buah/pc
1
Dipasang di lokasi ....sebagai blow
3
Rantai uk. 5/8
Meter
10
Digunakan untuk mengikat fan

2.                               Menentukan Alat Angkut
Menentukan alat angkut ini sangat diperlukan sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan benar dan aman. Hal yang mempengaruhi penentuan alat angkut antara lain : berat alat yang akan diangkut, jarak angkut, akses yang akan dilalui dan sebagainya.
3.                               Menentukan Cara Pengangkutan Peralatan Dan Sarana Ventilasi
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan cara pengangkutan peralatan dan sarana ventilasi adalah :
·         Jenis alat angkut
·         Jarak pengangkutan
·         Akses yang dilalui
·         Berat peralan yang diangkut, dll.
4.                               Menentukan Waktu Pengangkutan Peralatan dan Sarana Ventilasi
Dalam kegiatan operasional penambangan semua kegiatan akan dimonitor oleh dispatcher sehingga koordinasi sangat penting agar proses pengangkutan dapat dilakukan dengan aman. Penentuan waktu pengangkutan akan diatur oleh dispatcher sehingga ditemukan waktu yang tepat untuk mengangkut peralatan dan sarana ventilasi tanpa menganggu kegiatan operasional pokok lainnya.
5.     Menyiapkan Alat angkut
Setelah semua kegiatan diatas terpenuhi kemudian dilakukan persiapan alat angkut yang telah ditentukan dalam kegiatan diatas.

B.  Keterampilan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan Dan Sarana Ventilasi
Keterampilan yang diperlukan dalam kegiatan diatas adalah :
·         Menginventarisasi peralatan dan sarana ventilasi.
·         Menentukan waktu pengangkutan yang tepat untuk pengangkutan.
·         Komunikasi yang baik antar personil dan bagian lain yang berhubungan.

C.  Sikap Kerja yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan Dan Sarana Ventilasi
Harus bersikap secara:
1.       Cermat dan teliti dalam menyiapkan peralatan dan sarana ventilasi.
2.       Taat aturan dalam komunikasi dengan bagian lain.
3.       Berpikir analitis serta evaluatif waktu melakukan penyiapan peralatan dan
          sarana ventilasi..

DAFTAR PUSTAKA

A.    Dasar Perundang-undangan
1.   Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

2.   Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
3.   Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 006 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Penerapan Kompetensi profesi Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.
4.   Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 555.K/M.PE/1995 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan Umum.
5.   Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor
6.   1086.K/40/MEM/2003 tentang Standardisasi Kompetensi Tenaga Teknik Khusus Bidang Geologi Pertambangan.
7.   SKKNI sesuai Kepmenaker No. 612 Tahun 2012.

B.    Buku Referensi
1.   -

C.    Majalah atau Buletin
1.  

D.   Referensi Lainnya
1.   -










Daftar Peralatan SARANA VENTILASI

A.    Daftar Peralatan/Mesin

No.
Nama Peralatan/Mesin
Keterangan
1.     
Wheel Loader
Alat angkat-angkut
2.     
Fan / blower
Penguat tekanan udara
3.     
Tangga (ladder)
Alat pembantu
4.     
Chain block
Alat angkat


B.    Daftar Bahan

No.
Nama Bahan
Keterangan
1.     
Flexible duct
Penerus udara
2.     
Rantai
Pengikat fan
3.     
Sling/wire
Pengikat fan (back up)
4.     
Kawat tali
Tali tambatan flex. duct


 LAMPIRAN

Lampiran 1
Contoh Monitoring Ventilasi

Standby Fan
 

Operated Fanc
 
 

            
No
Power (kW)
Jumlah (Unit)
Lokasi
1
110
1
Bengkel tambang
2
132
1
CGRB 2
3
132
1
Bengkel tambang
4
37
4
Bengkel tambang
5
15
3
Bengkel tambang
6
15
1
XC 2
7
37
1
XC 4

Repaired Fan
 

No
Power
(kW)
Jumlah (Unit)
Lokasi
1
15
1
DIBAWA KE TJ
2
15
1
DIBAWA KE SAE
3
15
1
DIBAWA KE DP
4
22
1
Open Bid
5
22
1
Open Bid
6
37
1
Open Bid
7
37
1
Open Bid
8
37
1
Open Bid
9
37
1
Open Bid










Lampiran 2
Contoh Alur Ventilasi Tambang Bawah Tanah


Lampiran 3
Contoh Monitoring Kritikal Ventilasi

Monitoring
Kritikal Ventilasi
 
 




Lampiran 4
Contoh Pemasangan Jaringan Ventilasi




DAFTAR PENYUSUN BUKU INFORMASI
NO.
NAMA
PROFESI
1.
Isdarmawan
·      Tim asesmen PT antam Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor
·      Staf Mine Operation














Tidak ada komentar:

Posting Komentar