
BUKU
INFORMASI
MENYIAPKAN PEMASANGAN SARANA VENTILASI

PT ANEKA TAMBANG TBK
Unit Pertambangan Emas Pongkor
Po Box 1 Pos
Nanggung Bogor Jawa Barat
TAHUN 2019
KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan
pelatihan kerja yang efektif dan efesien dalam rangka meningkatkan kualitas dan
produktivitas tenaga kerja diperlukan suatu sistem pelatihan yang sama. Sesuai
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional
yang mengamanatkan bahwa pelatihan kerja berbasis kompetensi.
Dalam rangka menerapkan
pelatihan berbasis kompetensi tersebut diperlukan adanya standar kompetensi
kerja sebagai acuan yang diuraikan lebih rinci ke dalam program, kurikulum dan
silabus serta modul pelatihan.
Untuk memenuhi salah satu
komponen dalam proses pelatihan tersebut maka disusunlah modul pelatihan
berbasis kompetensi. Modul pelatihan berbasis kompetensi terdiri dari 3 buku
yaitu buku informasi, buku kerja dan buku penilaian. Ketiga buku
tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh, dimana buku yang satu dengan yang
lainnya saling mengisi dan melengkapi, sehingga dapat digunakan untuk membantu
pelatih dan peserta pelatihan untuk saling berinteraksi.
Demikian buku informasi ini kami susun, semoga bermanfaat untuk menunjang
proses pelaksanaan asesmen di PT Aneka Tambang Tbk, Unit Bisnis Pertambangan
Emas Pongkor.
Jakarta, 16
Agustus 2019
PENULIS
Isdarmawan
DAFTAR ISI
DAFTAR
ISI------------------------------------------------------------------------------------ 3
BAB I PENDAHULUAN -------------------------------------------------------------------- 5
A.
Tujuan Umum------------------------------------------------------------------- 5
B.
Tujuan Khusus ------------------------------------------------------------------ 5
BAB II MENJELASKAN PETA SITUASI TAMBANG BAWAH TANAH -------------------- 6
A.
Pengetahuan Tentang Peta Situasi Tambang Bawah Tanah -------------- 6
1.
Jenis Tambang (Batubara Atau Bijih), Metode Penambangan
Bawah Tanah 6
2.
Peta Rencana Tambang Bawah Tanah ---------------------------------- 6
3.
Peta Ventilasi Tambang Bawah Tanah --------------------------------- 6
B.
Keterampilan yang Diperlukan dalam Memahami Peta Situasi
Tambang Bawah Tanah ----------------------------------------------------------------------------------- 7
C.
Sikap Kerja dalam menjelaskan Peta Situasi Tambang Bawah
Tanah --- 7
BAB III MenJELASKAN
PERALATAN DAN SARANA VENTILASI ----------------------- 8
A.
Pengetahuan Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi 8
1.
Jenis dan fungsi sarana ventilasi ---------------------------------------- 8
2. Jenis
dan fungsi peralatan untuk pemasangan sarana ventilasi------ 9
3. Jenis
sarana ventilasi dan bahannya ----------------------------------- 10
B. Keterampilan
Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi 11
C. Sikap
Kerja Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan Dan Sarana Ventilasi 11
BAB IV Menyiapkan peralatan dan sarana ventilasi -------------------------- 12
A.
Pengetahuan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi 12
1.
Menentukan
dan Inventarisasi peralatan dan sarana ventilasi------- 12
2.
Menentukan Alat Angkut ------------------------------------------------- 12
3.
Menentukan Cara Pengangkutan Peralatan Dan Sarana
Ventilasi --- 12
4.
Menentukan Waktu Pengangkutan Peralatan dan Sarana
Ventilasi-- 12
5.
Menyiapkan Alat angkut ------------------------------------------------- 13
B.
Keterampilan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi 13
C.
Sikap Kerja yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi 13
DAFTAR PUSTAKA --------------------------------------------------------------------------- 14
A.
Dasar Perundang-undangan -------------------------------------------------- 14
B.
Buku Referensi ----------------------------------------------------------------- 14
C.
Majalah atau Buletin------------------------------------------------------------
14
D.
Referensi Lainnya---------------------------------------------------------------
14
DAFTAR PERALATAN/MESIN DAN BAHAN-------------------------------------------------
15
A.
Daftar Peralatan/Mesin---------------------------------------------------------
15
B.
Daftar Bahan--------------------------------------------------------------------
15
LAMPIRAN-------------------------------------------------------------------------------------
16
Lampiran 1 Contoh Monitoring
Ventilasi ---------------------------------------- 16
Lampiran 2 Contoh Alur Ventilasi Tambang Bawah Tanah -------------------17
Lampiran 3 Contoh Monitoring Kritikal Ventilasi-------------------------------- 17
Lampiran 4 Contoh Pemasangan Jaringan Ventilasi---------------------------- 18
DAFTAR PENYUSUN ------------------------------------------------------------------------- 18
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Tujuan
Umum
Setelah mempelakjari modul ini peserta latih diharapkan mampu menyiapkan pemasangan sarana ventilasi.
B.
Tujuan Khusus
Adapun tujuan mempelajari unit kompetensi menyiapkan pemasangan sarana ventilasi
melalui buku ini adalah guna memfasilitasi peserta latih sehingga pada akhir
pelatihan diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:
1.
Menjelaskan peta situasi tambang bawah tanah yang
meliputi jenis tambang (batubara atau bijih), metode penambangan bawah tanah,
peta rencana tambang bawah tanah dan peta ventilasi tambang bawah tanah;
2. Menjelaskan
peralatan dan sarana ventilasi jenis dan
fungsi sarana ventilasi dijelaskan, jenis dan fungsi
peralatan untuk pemasangan sarana ventilasi, jenis sarana ventilasi dan bahannya;
3. Menyiapkan
peralatan dan sarana ventilasi yang meliputi inventarisasi dan menentukan peralatan dan sarana
ventilasi, menentukan alat angkut, menjelaskan cara pengangkutan peralatan dan
saran ventilasi dan menyiapkan alat angkut.
BAB II
MENJELASKAN PETA SITUASI TAMBANG BAWAH TANAH
A.
Pengetahuan Tentang Peta Situasi Tambang Bawah Tanah
1. Jenis Tambang
(Batubara Atau Bijih), Metode Penambangan Bawah Tanah
Jenis tambang yang ada di indonesia terbagi menjadi dua
yaitu tambang biji / mineral seperti emas, perak, tembaga; satu lagi adalah
tambang batubara.
Adapun
metode penambangan ditinjau dari cara penambang juga terbagi menjadi dua yaitu
tambang permukaan (open pit) dan tambang bawah tanah (underground mining).
Tambang bawah sendiri ditinjau dari metode penambangan terbagi menjadi beberapa
metode antara lain : upperhand cut & fill, underhand cut & fill, room
& pillar, shrinkage, dan lain-lain.
1.
Peta Rencana Tambang Bawah Tanah
Adapun yang dimaksud peta rencana tambang
bawah tanah adalah peta rencana penambang yang berisi rencana produksi atau
kemajuan tambang, dimensi bukaan terowongan, situasi terowongan, elevasi
terowongan dan info lainnya.
2.
Peta Ventilasi Tambang Bawah Tanah
Sedangkan
peta ventilasi tambang bawah tanah adalah peta yang berisi informasi tentang
ventilasi tambang bawah tanah antara lain : jalur ventilasi, sumber utama
suplay udara bersih (main intake), titik utama pembuangan utama udara kotor
(main exhaust), titik-titik pemasangan fan/blow, flow/jaringan ventilasi front
kerja, dsb.
|

B.
Keterampilan yang Diperlukan dalam Memahami Peta Situasi
Tambang Bawah Tanah
Ada
beberapa keterampilan untuk memahami peta situasi tambang bawah tanah :
·
Mengetahui simbul-simbul yang terdapat dalam peta, simbul
ini biasanya sudah terdapat dalam legenda peta.
·
Mengetahui cara baca peta baik itu situasi atau penampang
peta.
·
Croscek ke lapangan untuk mencocokkan kondisi riil di
lapangan, koreksi (jika ada) dan merasakan langsung kondisi di lapangan.
A.
Sikap Kerja dalam
Menjelaskan Peta Situasi Tambang Bawah Tanah
Sikap kerja yang dibutuhkan dalam memahami peta situasi
tambang bawah tanah antara lain serius, tegas dan jelas dalam menjelaskan,
memahami dan mengaplikasikannya di lapangan.
BAB III
MenJELASKAN PERALATAN DAN SARANA VENTILASI
A.
Pengetahuan Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi
1.
Jenis dan fungsi sarana ventilasi
Ada beberapa
jenis dan fungsi sarana ventilasi yang biasa dipakai dalam tambang bawah tanah yaitu
;
·
Fan/blower adalah sumber ventilasi utama yang berfungsi
merubah aliran udara, meningkatkan tekanan aliran dan menambah kualitas dan
kuantitas udara.
|

·
|
Reducer duct adalah jenis sarana atau peralatan yang berfungsi
menghubungkan antara fan/blower dengan ducting atau saluran/penghantar udara.

·
Duct adalah cerobong udara yang berfungsi menyalurkan
udara dari fan ke front kerja. Duct, dari jenisnya terbagi menjadi dua yaitu,
rigid duct (cerobong kaku) dan flexible duct (cerobong elastis).
|

Dalam aplikasinya dilapangan flexible duct paling banyak
dipakai dalam dunia pertambangan karena ke-elastisannya sehingga bia lebih
mudah dalam pemasangan dan perawatannya.
2.
Jenis dan fungsi peralatan untuk pemasangan sarana
ventilasi
Jenis dan
fungsi peralatan untuk pemasangan sarana ventilasi antara lain :
·
Takel adalah alat untuk mengangkat fan agar dapat
mencapai titik ikatan fan.
|

·
Tangga adalah sarana pekerja untuk mencapai fan dan
mengikat fan. Alat ini digunakan jika alat angkat mekanis tidak tersedia.
|

·
Wheel loader adalah alat angkat mekanis yang digunakan
untuk mengangkat sarana ventilasi (fan) atau pekerja dalam pemasangan fan.
|

3.
Jenis sarana ventilasi dan bahannya
Adapun bahan
sarana ventilasi seperti tersebut diatas adalah :
·
Fan/blower adalah sebuah kipas besar yang dijalankan oleh
motor listrik dengan daya tertentu, dimana body fan terbuat dari plat besi
berbentuk seperti drum dan kipasnya terbuat dari besi hancuran (alloy).
·
Reducer duct adalah sebuah lingkaran berbentuk seperti
drum yang terbuat dari plat besi dengan kedua ujungnya berbeda diameternya yang
berfungsi untuk menghubungkan antara fan dan flexible duct dengan diameter
lingkaran yang berbeda.
·
Flexible duct adalah cerobong penyalusr udara yang
terbuat dari plastik polyester yang tebal sehingga mampu menahan tekanan udara
yang kuat dari fan/blower.
B.
Keterampilan Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi
Keterampilan yang diperlukan :
·
Memahami secara detail peralatan dan sarana ventilasi
yang digunakan.
·
Berbicara berdasarkan data dan fakta
C.
Sikap Kerja Yang Diperlukan Dalam Menjelaskan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi
Sikap
kerja yang diperlukan :
·
Tegas dan akuntabel dalam menjelaskan peralatan dan
sarana ventilasi.
·
Jelas, cermat dan mudah dimengerti dalam menjelaskan
materi.
BAB IV
Menyiapkan
peralatan dan sarana ventilasi
A.
Pengetahuan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi
1.
Menentukan
dan Inventarisasi peralatan dan sarana ventilasi
Sebelum
pelaksanaan pemasangan sarana ventilasi dianjurkan untuk menginventarisasi
terlebih dahulu peralatan dan sarana ventilasi yang diperlukan sehingga hasil pekerjaan
akan terarah dan teratur. Inventarisasi bisa berujud membuat list peralatan dan
sarana yang diperlukan.
Contoh
list peralatan dan sarana ventilasi :
No
|
Nama
|
Satuan
|
Jml
|
Keterangan
|
1
|
Fan/blower 37 Kw
|
Buah/pc
|
2
|
Dipasang di lokasi ....sebagai exhaust
|
2
|
Fan/blower 75 Kw
|
Buah/pc
|
1
|
Dipasang di lokasi ....sebagai blow
|
3
|
Rantai uk. 5/8
|
Meter
|
10
|
Digunakan untuk mengikat fan
|
2.
Menentukan Alat Angkut
Menentukan alat angkut ini sangat diperlukan sehingga
pekerjaan dapat dilakukan dengan benar dan aman. Hal yang mempengaruhi
penentuan alat angkut antara lain : berat alat yang akan diangkut, jarak
angkut, akses yang akan dilalui dan sebagainya.
3.
Menentukan Cara Pengangkutan Peralatan Dan Sarana
Ventilasi
Hal-hal
yang harus diperhatikan dalam menentukan cara pengangkutan peralatan dan sarana
ventilasi adalah :
·
Jenis alat angkut
·
Jarak pengangkutan
·
Akses yang dilalui
·
Berat peralan yang diangkut, dll.
4.
Menentukan Waktu Pengangkutan Peralatan dan Sarana
Ventilasi
Dalam kegiatan
operasional penambangan semua kegiatan akan dimonitor oleh dispatcher sehingga
koordinasi sangat penting agar proses pengangkutan dapat dilakukan dengan aman.
Penentuan waktu pengangkutan akan diatur oleh dispatcher sehingga ditemukan
waktu yang tepat untuk mengangkut peralatan dan sarana ventilasi tanpa
menganggu kegiatan operasional pokok lainnya.
5.
Menyiapkan Alat angkut
Setelah
semua kegiatan diatas terpenuhi kemudian dilakukan persiapan alat angkut yang
telah ditentukan dalam kegiatan diatas.
B.
Keterampilan yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi
Keterampilan
yang diperlukan dalam kegiatan diatas adalah :
·
Menginventarisasi peralatan dan sarana ventilasi.
·
Menentukan waktu pengangkutan yang tepat untuk
pengangkutan.
·
Komunikasi yang baik antar personil dan bagian lain yang
berhubungan.
C.
Sikap Kerja yang Diperlukan dalam Menyiapkan Peralatan
Dan Sarana Ventilasi
Harus
bersikap secara:
1. Cermat dan teliti dalam menyiapkan peralatan
dan sarana ventilasi.
2. Taat aturan dalam komunikasi dengan
bagian lain.
3. Berpikir analitis serta evaluatif waktu
melakukan penyiapan peralatan dan
sarana ventilasi..
DAFTAR PUSTAKA
A.
Dasar
Perundang-undangan
1. Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
2. Undang-Undang
Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
3. Peraturan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 006 Tahun 2007 tentang Pedoman
Teknis Penerapan Kompetensi profesi Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.
4. Keputusan
Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 555.K/M.PE/1995 tentang Keselamatan dan
Kesehatan Kerja Pertambangan Umum.
5. Keputusan
Menteri Pertambangan dan Energi Nomor
6. 1086.K/40/MEM/2003
tentang Standardisasi Kompetensi Tenaga Teknik Khusus Bidang Geologi
Pertambangan.
7. SKKNI
sesuai Kepmenaker No. 612 Tahun 2012.
B.
Buku
Referensi
1. -
C. Majalah atau Buletin
1.
–
D. Referensi Lainnya
1.
-
Daftar Peralatan SARANA VENTILASI
A. Daftar Peralatan/Mesin
No.
|
Nama
Peralatan/Mesin
|
Keterangan
|
1.
|
Wheel Loader
|
Alat angkat-angkut
|
2.
|
Fan / blower
|
Penguat tekanan udara
|
3.
|
Tangga (ladder)
|
Alat pembantu
|
4.
|
Chain block
|
Alat angkat
|
B. Daftar Bahan
No.
|
Nama Bahan
|
Keterangan
|
1.
|
Flexible duct
|
Penerus udara
|
2.
|
Rantai
|
Pengikat fan
|
3.
|
Sling/wire
|
Pengikat fan (back up)
|
4.
|
Kawat tali
|
Tali tambatan flex. duct
|
LAMPIRAN
Lampiran 1
Contoh Monitoring
Ventilasi
|
|
No
|
Power (kW)
|
Jumlah (Unit)
|
Lokasi
|
1
|
110
|
1
|
Bengkel tambang
|
2
|
132
|
1
|
CGRB 2
|
3
|
132
|
1
|
Bengkel tambang
|
4
|
37
|
4
|
Bengkel tambang
|
5
|
15
|
3
|
Bengkel tambang
|
6
|
15
|
1
|
XC 2
|
7
|
37
|
1
|
XC 4
|
|
No
|
Power
(kW) |
Jumlah (Unit)
|
Lokasi
|
1
|
15
|
1
|
DIBAWA KE TJ
|
2
|
15
|
1
|
DIBAWA KE SAE
|
3
|
15
|
1
|
DIBAWA KE DP
|
4
|
22
|
1
|
Open Bid
|
5
|
22
|
1
|
Open Bid
|
6
|
37
|
1
|
Open Bid
|
7
|
37
|
1
|
Open Bid
|
8
|
37
|
1
|
Open Bid
|
9
|
37
|
1
|
Open Bid
|
Lampiran 2
Contoh Alur
Ventilasi Tambang Bawah Tanah

Lampiran 3
Contoh
Monitoring Kritikal Ventilasi
|
|||
![]() |
|||


Lampiran 4
Contoh
Pemasangan Jaringan Ventilasi

DAFTAR PENYUSUN BUKU
INFORMASI
NO.
|
NAMA
|
PROFESI
|
1.
|
Isdarmawan
|
· Tim asesmen PT antam Tbk, Unit
Bisnis Pertambangan Emas Pongkor
· Staf Mine Operation
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar